blog ini

kasian ni blog, ga pernah di update sama si penulis. gak tau juga kenapa si penulis jarang update tulisannya, mungkin saat ini si penulis lagi kramotak (iwa K.red) jadi buat mikir dan nulis rasanya berat. entahlah. toh blog ini juga hanya untuk dokumentasi pribadi.hehehe..

Dokumentasi

Sore hari

Sore hari

Tumben..baik..ni UGM..=p

buat para maniak compile

baru aja nemu website rujukan untuk mengetahui lebih dalem semua source code linux,.. buat orang yang senang dengan kompilasi kompilasi dan berurusan dengan compiler rasanya cocok bergumul dengan website ini langsung aja klik ini. kalo buat saya mah yang gampang gampang aja deh. keep it simple stupid.hehe

Thanks to Sheila on 7 : the soundtrack of our life

Pagi ini denger lagu sheila on 7 . bangun jam 4 pagi, kangen sama wanitaku. ingin bersemangat lagi, karena hari ini harus melakukan banyak kegiatan dan pengujian. sesaat lagu ini berkumandang di speaker laptop ku, olala, lagu ini mengingatkanku atas perasaanku yang insya ALLAH akan selalu seperti itu, GCK (*Galuh Chandra Kirana) Saja cukup. Amiin ya ALLAH. Maafin ya de, kalo aku sering bikin kamu jengkel. ini ada sedikit lyricnya

Tak seharusnya kita berpisah
Tak semestinya kita bertengkar
Kar’na diriku masih butuh kau

Maafkanlah sikapku
Lupakanlah salahku.. itu
Terlalu bodoh untuk diriku
Menahan berat jutaan rindu
Apalaki menahan egoku

Maafkanlah sikapku
Lupakanlah salahku
Luapkan kepadaku

Tak’kan kubiarkan kau menangis
Tak’kan kubiarkan kau terkikis
Terluka perasaan oleh semua ucapanku
Maafkanlah semua sifat kasarku
Bukan maksud untuk melukaimu
Aku hanya orang yang penuh rasa cemburu
Bila kau tak disampingku

opensource : sebuah idealisme ?

baru aja dapet email dari rekan yang bertanya pada saya mengenai CoA dari Operating System miliknya. Oya, CoA itu Certificate of Authenticity, selalu disertakan pada saat kita membeli Operating system Windows baik dalam bentuk CD ataupun OEM. Ada satu hal yang menarik, yakni saat teman saya bertanya “apakah saya bisa mendapatkan program berlisensi hanya dengan membayar 150 ribu rupiah?”. Spontan saya jawab “tidak bisa, karena harga terendah sebuah lisensi Windows XP Profesional sekitar 70 dollar amerika, mungkin ada yang bisa menjual lebih murah.

Dua hari yang lalu, saya sempat mengunjungi suatu komunitas dan menemui seseorang yang dengan lantang dan berapi2 memasarkan linux pada teman teman komunitas yang lain. banyak jargon yang diberikan, seperti linux adalah free, linux bebas virus, dan jargon indah lainnya. Sejenak saya teringat beberapa tahun yang lalu, saya seperti melihat diri saya sendiri beberapa tahun lalu, mengunduh besar2an banyak distro, memasarkannya ke teman-teman dengan iming iming gratis instalasi dan CD installer, yang tak jarang mengandung sedikit unsur pemaksaan. Saya tidak menyalahkan sepenuhnya orang tersebut, berteriak dan bersemangat dengan “semangat opensource” nya mengajak orang lain untuk bermigrasi besar besaran, sungguh suatu hal yang wajar karena mungkin sensasi linux pertama yang memang sangat menggoda baginya.

Tadi malam, saya iseng melakukan blogwalking dan baca baca beberapa thread di forum IT. dan sontak terperangah dengan tulisan tentang pengkastaan user berdasarkan distro linux yang dipakai. misal : LFS merupakan distro bagi para Dewa, Slackware dan Gentoo dikhususkan untuk para suhu suhu linux; ubuntu , fedora dan opensuse merupakan distro untuk newbie. Pertama kali saya memakai linux adalah ubuntu linux, atas dasar apa?karena memang saat itu hanya ubuntu yang santer terdengar di kuping saya. Saya yang masih teramat hijau (kaya sekarang ga aja!xixixi) akhirnya menyempatkan waktu untuk berkenalan dengan fundamental linux dari ubuntu, dan anda tahu? itu pun sangat susah. kemudian saya sempat berganti Fedora karena berusaha mengakrabkan diri dengan modul modul networking dan config pada redhat linux. setelah puas saya pun beralih ke slackware linux full dengan tampilan CLI dan kesederhanaannya. Tidak lama dengan slackware pun saya berpindah ke Debian demi kepentingan membentuk VPN. dan sekarang, akhirnya saya memakai linuxmint sebagai OS pada laptop saya bersanding dengan Debian linux, untuk kepentingan project server saya.

Saya suka linux. karena dengan linux saya merasa memiliki komputer sendiri, dan sesuai dengan semangat saya yang senang berdiskusi dan blak blakan. linux memberikan itu untuk saya, saya bisa belajar untuk melakukan troubleshooting terhadap komputer saya sendiri, saya mulai akrab dengan semua log dan segala proses yang berjalan di belakang sistem yang notabene sering disembunyikan oleh OS lain. sampai sampai saat saya membutuhkan koneksi dial up pun saya harus mengerti string string yang harus diberikan guna mengadakan koneksi PDP dan apa itu Integency Network.

Lalu, apakah saya fanatik?tidak. kalau saya fanatik tentunya saya akan memaksa habis habisan teman saya yang ingin mempunyai OS asli hanya dengan 150 ribu perak untuk memakai linux. toh, saya pikir untuk apa juga memakai OS Windows asli akan tetapi program yang bercokol di dalamnya masih dalam bentuk bajakan. ya saya pikir daripada harus setengah setengah, mendingan sekalian saja, toh OS bajakan pun tidak susah mencarinya di indonesia. jikalaupun saya fanatik pun, saya pasti akan mendukung 100 persen kegiatan teman tadi yang mengajak dengan setengah memaksa untuk bermigrasi ke linux. dan apabila saya suka atas pengkastaan user tersebut, pasti saya akan memilih distro linux from Scratch agar dianggap “dewa” oleh orang lain.

Menurut saya, kita harus kembali ke esensi dasar dari pemakaian suatu komputer. untuk apa komputer itu diciptakan, karena sesungguhnya komputer itu diciptakan untuk membantu manusia. so , untuk saya lebih baik memakai komputer disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi dasar tersebut. Saya hanya membutuhkan aplikasi dasar seperti mengetik, mendengarkan musik dan menonton film sesekali, dan saya rasa itu bisa diselesaikan dengan program Openoffice, SMplayer, dan Rhythmbox. ketiga program dasar itu sudah saya rasa cukup untuk melakukan pekerjaan sehari hari. Akan tetapi, apabila Anda berkerja di bidang teknik dan Desain Grafis, saya tidak menyarankan untuk memakai linux. walaupun sebagian besar mesin mesin dirancang di bawah bahasa UNIX tapi sampai saat ini, Linux masih belum memiliki padanan program-program teknik yang bagus. Anda seorang manajer yang sering bermain dengan Aplikasi Money Program? lagi lagi saya tidak menyarankan untuk memakai linux, karena sampai saat ini aplikasi seperti itu belum ada dan reliable berjalan di linux. Namun, jika anda adalah seorang System Administrator, mungkin linux bisa menjadi salah satu alternatif untuk dijadikan Computer Server anda. Anda sering bekerja dengan Program yang menggunakan Database? anda dapat menggunakan MySQL dan Crontab sebagai pengatur jadwalnya. Anda butuh suatu komputer yang bisa di otomatisasi dalam segala hal, baik dalam sisi pemeliharaan integritas filesystem dan reabilitas suatu program? saya sarankan anda menggunakan linux. karena memang seperti itu adanya, linux masih susah untuk menjelma menjadi sebuah komputer Desktop yang memiliki fitur kemudahan dalam segala sisinya bagi End-user yang awam akan komputer. Buat saya, kenapa saya akhirnya bermigrasi total dari Windows ke linux? karena alasan Linux lebih dekat dengan pekerjaan dan hobi saya. Jadi bukan berarti tidak mungkin jika suatu saat saya membutuhkan, saya akan bermigrasi kembali ke Windows ataupun OSX.

Best Regards

Aditya Andika Wicaksono

How it began .. (part 6)

temaram lampu gerbong terakhir kereta pun menjauh dari pandanganku. Cahaya itu mengecil, semakin redup dan hilang akhirnya ditelan malam. dingin malam itu di jogjakarta, angin beku menelisip ke tengkuk ku perlahan-lahan, mataku nanar, bias cahaya lampu semakin lebar terpapar oleh udara malam. sahut-sahutan tukang becak menawarkan jasa mengantarkan pun tiada henti terdengar di telinga ku. Read the rest of this entry »

Cermin hati

Baru saja melihat televisi tentang ceramah salah satu ulama terkenal, dan aku pikir ada baiknya untuk mengkorelasikan antara topik yang beliau berikan di dalam kehidupan nyata (*segala kejadian yang akan disebutkan disesuaikan dengan pengalaman yang pernah penulis rasakan)

Sebagian orang banyak bermasalah terhadap diri sendiri, tidak terkecuali aku. Dulu, dan mungkin hingga sekarang, aku merupakan seseorang yang sering sekali merasa mengalami banyak kerugian dan ketidaknyamanan. kerugian yang dimaksud itu banyak sekali. kadang aku merasa harus bekerja sangat ekstra keras agar dapat mendapatkan sesuatu, dan setelah perjuangan panjang itu selesai aku pun merasakan hasil yang kuraih tidak sebanding dengan usaha yang kuberikan Read the rest of this entry »

How it began..(part 5)

Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 20.30 saja, senandung suara Billy Joel terdengar miris menyanyikan lagu Honestly. huffh, makin seru saja degup jantung ini layaknya bunyi sepur kereta api yang sebentar lagi masuk ke dalam peron selatan stasiun ini, stasiun tugu jogja. “Kereta senja utama telah masuk ke dalam peron selatan”, terdengar suara serak basah dari TOA sound Cabinet produksi tahun 90-an awal.
Tak lama nina mencubit lenganku seraya berkata dengan senyum manisnya, “Hayo, mas kenapa bengong?pasti punya kenangan ya di Stasiun ini?”, Read the rest of this entry »

Hidup Hanyalah Pilihan

Lama banget udah ga update nih blog..semua kegiatan sepertinya hanya jalan di tempat aja kali ini. niat pengen belajar lagi bourne shell script kok jadi mendadak males, pengen ngoprek jaringan hot spot tetangga kos sebelah juga jadi angin anginan, niat mau nerusin proyek sistem informasi apotek buat nyokap juga males. kerasa aja ga enak mau ngapa ngapain, apalagi setelah beberapa hari yang lalu juga rasanya ga enak keadaan hati gw. tambah tambah dah rasa jengahnya.

gw kemaren baru chat ma seseorang, anggap aja namanya X

X : udah lulus belom?mana portofolio lu?

gw: portofolio apaan?

X : ya prioritas di Programming, tp sysadmin juga ada!mungkin lu punya portofolio beberpa OOP gitu!katanya lu sk coding?

gw: wah gw ga expert coding, salah orang kali lu, klopun ada paling portofolio gw nyerper ma networking. itu juga masih belajar, belom ampe tahap bisa nge-RAID, paling tokcer juga bikin VPN, kalo coding paling yang baru gw bisa shell script doang.. mang knp?

X : yaudah kasi ke gw aja, temen gw lagi butuh IT support nih. kemaren bilangnya butuh programmer ma sysadmin Linux.

gw : ya ntar dulu dah,nanti gw kirimin via email. buat dimana?

X : bandung

gw: ow, yang di jogja aja ga ada ya?gw lebih prefer di jogja.

X: gatw , nanti gw tanya temen gw lagi. ya dy kolega bisnis gw soale.

gw:oh gt, ya gw kalo di bandung ga bisa.

X : yaudah tar gw kabari lagi

gw : ok

huffh,,tidak bebasnya kaki ini melangkah. ingin rasanya bisa bebas sekarang juga. sekarang gw cuma bisa menampik satu per satu godaan yang datang. mencoba untuk tetap fokus, konsekuen dan konsisten. gw percaya ALLAH Maha Adil dan akan mencukupkan segala kebutuhan Hambanya. Rejeki setiap orang sudah diatur, tinggal gimana kita mengambilnya saja. oke..lets start it!

Come away with me

Come away with me in the night
Come away with me
And I will write you a song

Come away with me on a bus
Come away where they can’t tempt us
With their lies

I want to walk with you
On a cloudy day
In fields where the yellow grass grows knee-high
So won’t you try to come

Come away with me and we’ll kiss
On a mountaintop
Come away with me
And I’ll never stop loving you

And I want to wake up with the rain
Falling on a tin roof
While I’m safe there in your arms
So all I ask is for you
To come away with me in the night
Come away with me

- Norah Jones, Come away with me-

Aku hanya ingin menikmati malam ini denganmu..

hibur aku..aku yang duduk kadang termangu dan terkantuk kantuk

dengan keseluruhan sisa tawa, kadang kepesimisanku atas hari depanku..

masih ingin ikut denganku?? hibur aku ..